2

Tanpamu Aku Jatuh!


Judul Buku: Tanpamu Aku Jatuh!
Penulis: Syamsi M. Jafar
Tebal: 360 halaman
Cetakan: I, November 2012
Penerbit: Najah – Diva Press
ISBN: 978-602-7696-09-9 

Kesempurnaan fisik seorang pria merupakan hal yang selalu dielu-elukan, khususnya bagi kaum wanita. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya sebagai pujaan hatinya. Akan tetapi, benarkah kesempurnaan fisik seseorang akan membawa sebuah kebahagian?
Seorang pria yang bergelimang harta juga merupakan incaran bagi para wanita yang tak ingin hidup susah. Bagi mereka, harta bisa menjauhkan diri dari lubang kemiskinan. Mereka tak perlu lelah bekerja karena ada sang pria yang akan selalu menuruti keinginannya. Akan tetapi, benarkah harta seseorang akan membawa sebuah kebahagian?
Benar adanya jika seorang wanita akan merasa senang ketika dia bisa bersama pria yang tampan dan menawan. Ia tak akan malu jika pergi ke mana pun. Ia pun akan dianggap wanita paling beruntung mendapatkan pria tersebut.
2

Warna Simbol Kebersamaan

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keempat. 
Aku menyukai kata ‘warna’ seperti aku menyukai kata ‘ibu’, ‘matahari’, dan ‘hujan’. Kata ibu merupakan simbol suatu penyemangat. Kata matahari menggambarkan kekuatannya yang hebat. Kata hujan memberikan sebuah kedamaian. Sementara itu kata warna memiliki makna kuat tentang sebuah keceriaan dan kebahagiaan.
Bayangkan jika kehidupan ini tak berwarna. Akankah hanya putih yang terlihat? Atau hanya hitam kelam? Ahh, hitam dan putih juga merupakan warna. Benar-benar tak bisa ku bayangkan.
Sekarang anggaplah hitam dan putih bukan sebuah warna, apa yang akan terjadi? Pasti sangat memilukan. Tidak ada keceriaan di dalamnya. Bersyukur sekali ketika kita bisa melihat warna langit yang biru. Ditambah munculnya pelangi dengan warnanya yang elok, merah kuning hijau.
Warna ternyata memiliki banyak manfaat, disamping sebagai simbol keceriaan dan kebahagiaan. Apa saja? Yuk, kita telaah satu persatu manfaat warna. 
10

Cerita di Balik Warna Biru

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keempat.
Aku suka warna biru. Dimana-mana ku temukan warna biru. Langit biru. Laut biru. Semua biru. Menurut temanku, biru itu tak hanya menunjukkan ekspresi, namun juga memberikan makna, mengungkap rasa, dan menciptakan melodi. Bagiku, biru memberikan suasana tenang dan damai.
Langit yang biru
Aku suka warna biru. Tapi itu dulu, sebelum sepotong kejadian ‘biru’ terjadi. Semua ini berawal dari terdaftarnya aku sebagai mahasiswa baru sebuah politeknik swasta di Jakarta, Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra).
Mahasiswa baru tentu tak lepas dari yang namanya OSPEK. Di Polman Astra, kami menyebutnya PPK atau Program Pengenalan Kampus. Tentu saja perlengkapan yang aneh-aneh harus kami siapkan. Tak lupa juga dengan kostum yang dikenakan.
PPK
Kostum yang diharuskan tidaklah memberatkan. Di hari pertama, kami diwajibkan mengenakan kemeja putih lengan panjang, bawahan hitam panjang. Hari kedua, kemeja lengan panjang warna biru gelap, bawahan hitam. Dan di hari ketiga memakai batik lengan panjang dengan bawahan hitam. Tidak ada ketentuan yang aneh-aneh seperti tas kantung gandum, topi besek, atau yang lainnya.
Akan tetapi, bagiku hal tersebut sangat memberatkan. Mengapa? Karena aku anak perantauan dan aku tidak mungkin pulang ke rumah (di Purworejo) untuk mempersiapkan segalanya. Sementara itu, aku belum mengenal Jakarta. Aku tak tahu dimana aku harus membeli kemeja, batik, dan keperluan lainnya.
3

Sebelum Nikah, Perlu Tahu

Berapa usiamu sekarang? Sudah merasa pantaskah untukmu menikah? Jika belum, maka pantaskan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jika sudah, siapakah yang pantas menjadi pasangan kita?
Dalam Q.S Al-Baqarah,,
221. Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.
Alloh SWT memerintahkan kita, pria maupun wanita, untuk mencari pasangan yang seiman. Bahkan dipertegas "... budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik..."
0

Cerita Tentang Kita #CTK Giveaway

Title: Cerita Tentang Kita
Tagline: Ketika Rasa Tak Lagi Senada

ISBN: 978-602-225-633-5
Terbit: April 2013
Halaman : 144, BW : 144, Warna : 0
Harga: Rp. 34.100,00
Publish on LeutikaPrio

2

[Repost] Our 4.30

Hari ini aku mendapat suatu kehormatan untuk mengawasi UTS MI tingkat 1 untuk mata kuliah Pemrograman 3 (P). Dosen yang bersangkutan sedang ada training sehingga tidak bisa hadir dan harus digantikan orang lain untuk mengawasi pengerjaan UTS.
UTS dilaksanakan pada pukul 10.00 - 12.00 WIB di Lab 406, rumah pertama kami. Aku dan Intan disambut dengan baik saat menjejakkan kaki di hadapan MI 2012 yang ternyata berjumlah 31 orang.
Aku membagikan kertas soal dan memberikan absensi ke salah satu anak yang ada di ujung depan sebelah kanan. Satu jam pertama, mereka terlihat baik-baik saja. Setengah jam kemudian mereka mulai menggeliat, lirik kanan kiri, dan di lima belas menit terakhir sepertinya mereka sudah merasakan kegundahan. Lucu sekali melihat mereka dan segera menyadari bahwa aku dulu juga di posisi mereka.
406 (dan kehebohan warganya) dulu kala
2

Jangan Panggil Aku Kitty


Jangan Panggil Aku Kitty,
Sebuah judul yang menarik, mengingat namaku Meo^^nk, sepenggal kata yang memiliki makna serupa dengan Kitty. Seingatku nama Meo^^nk ku peroleh dari teman SMA ku, berawal dari nama panggilanku Mia, berganti menjadi Miaw, berubah menjadi Meow (Meong), dan muncullah nama Meo^^nk (walau tak semua temanku memanggil demikian).
0

Perempuan Inspiratifku, Inspiratif Para Remaja


"Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketiga."
Selamat Hari Kartini. Demikianlah yang sering kita dengar di bulan April ini. Demi mengenang jasa Ibu Kartini, para perempuan dan wanita masa kini berlomba-lomba menjadi Kartini-Kartini muda yang menginspirasi sesama kaumnya untuk lebih hebat dalam berkarya.
Berbicara mengenai perempuan terinspiratif, setiap dari kita pasti punya favorit masing-masing, meski tak jarang kita menyebut IBU sebagai seseorang yang paling menginspirasi kita. Bagaimana pun keadaan beliau, IBU adalah orang yang terhebat.
Akan tetapi, mari kita tengok kanan kiri kita. Lihatlah sekeliling kita, berikan perhatian kita untuk para perempuan-perempuan hebat yang bisa menginspirasi kita. Siapa sajakah mereka?
Aku memilih Maudy Ayunda sebagai perempuan inspiratifku. Siapa yang tak tahu dia? Gadis muda kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994, yang mempunyai segudang prestasi. 
Maudy Ayunda

Kisah Sang Penandai dalam Impian

0

Tes di PT. ADM - HO

“Mas, besok Rabu, saya ijin mau interview.” Intan meminta ijin.
“Interview apa?”
“Interview kerja ADM. Saya jadwalnya Rabu pagi jam 08.00, Mia Kamis jam 15.00” jawab Intan.
“Kalian nggak di Polman aja.”
“Hehe.” Nyengir.
Ceritanya Sabtu lalu, 20 April 2013, kami (aku dan teman-teman) berbondong-bondong melamar kerja di PT. Astra Daihatsu Motor (ADM). Sekitar pukul 12.20 WIB, kami berjalan kaki dari Polman Astra menuju PT. ADM – HO yang berada di Sunter.
Undangan tes psikolog PT. ADM jam 12.30 WIB dan karena di tengah jalan kami menemui kesulitan (tidak tahu dimana ADM-HO berada) maka kami pun telat. Tak menjadi masalah karena sesampainya disana baru pembagian nomer bangku dan nomer tes.
Sehubungan namaku berawalan Z, maka aku mudah menemukan bangkuku yakni bangku di ujung kiri. Awalnya ku kira, psikotes kali ini hanya dihadiri oleh warga Polman. Namun, rupanya pendaftar berasal dari penjuru daerah. Ada sekitar 200 orang di aula untuk mengikuti psikotes ADM.
2

Menghapus Tiket OTRS via Database

Jika ingin menghapus tiket 'Helpdesk & Ticketing System' di OTRS melalui database, maka urutan menghapus isi tabel yakni sebagai berikut:
- article_flag
- article_attachment
- article_plain
- ticket_history
- time_accounting
- article
- ticket_flag
- ticket

Teman Baru Wamubutabi

18 April 2013, Acep berulang tahun yang ketiga.  Acep adalah laptop kesayanganku. Ia telah temani hari-hariku selama 3 x 365hari. Tak ada perayaan khusus untuk perayaan ulang tahunnya, hanya sebuah ucapan manis yang ku pasang di status facebookku.
Selamat Ulang Tahun yang ketiga "Acep"
Terimakasih telah temani hari-hariku,
terima kasih juga buat teman-teman Acep yang selalu membantu Acep, menyayangi Acep, makasih buat:
Tana Adininggar Khintana 'orIenka',
Shea Amir O'Connor,
Lemacha Imam Khamami,
Pippo Dian Wulandari,
Apan Siti Nurjannah,
Us us Witrotus Stulatsah Agustin,
Shiro Manjuu Guruh Maryana Putra,
dan teman-teman Acep lainnya..
Ditunggu kado buat Acep yaaa ^^
0

Oh, Mr. Raffles

Imajinasi dan pandangan Raffles ke depan jelas cenderung mendahului perkataannya, bahkan ide-idenya akan mengkristal saat tuturnya mengalir, menjadi cukup gamblang bagi pendengarnya. -Bunny Manders-
Siapakah yang menduga bintang kriket itu ternyata pencuri? A.J. Raffles, pemain kriket pada siang hari dan pencuri amatir pada malam hari. Kali ini pencuri tampan ini bertekad mencuri demi membantu orag lain. Raffles tidak pernah menduga permainan kecil ini akan berujung menjadi pertarungan hidup-mati antara dirinya dan rentenir paling kejam di Inggris.
Dibantu adik kelasnya yang setia, Bunny Manders, Raffles harus selalu seangkah di depan lawannya agar tidak terjerumus ke dalam berbagai perangkap yang telah disiapkan. Sanggupkah Raffles dan Bunny menaklukkan Dan Levy, si lintah darat itu?
Mau tahu kisah selanjutnya? Dapatkan novelnya secara cuma-cuma! Yuk, ikut giveaway-nya :)
2

Aku, Wamubutabi, dan Giveaway

Aku adalah seorang penulis. Penulis blog lebih tepatnya. Aku memiliki blog sejak tahun 2010 dimana saat itu aku masih menjadi maba atau mahasiswa baru di sebuah universitas swasta (politeknik) di Jakarta. Blog ini ku beri nama Walau Mulut Bungkam Tangan Bicara atau aku lebih suka menyebutnya wamubutabi. Awalnya aku tak tahu harus ku isi apa blogku ini. Namun, seketika aku ingat beberapa cerpen yang pernah ku tulis sewaktu SMA. Ya, dulu di waktu senggang aku selalu melamun, hanyut dalam khayalan, yang akhirnya berbuah cerpen setelah rangkaian cerita dalam anganku ku tuliskan dalam selembar kertas. Beberapa cerpen sudah ku posting di Wamubutabi-ku. Aku pun kehilangan ide. Selanjutnya akan ku isi apa blog ini? Berharap blogku ini akan segera bertambah postingan dengan karya-karya terbaruku lagi. Sayangnya, kesibukan kuliah membuatku tak bisa berpikir jernih dan tak bisa menelurkan cerpen-cerpen hebat lainnya. Namun, daripada blog ini kosong, akhirnya aku memutuskan untuk mengisinya dengan cerita keseharianku.
3

Purworejo-ku #Indahnya pantaiku


Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua. 
Sebagian besar dari kita pasti pernah ke pantai. Pantai manakah yang kau suka? Tentu kau memiliki kriteria tertentu untuk menilai apakah pantai yang sudah atau yang ingin kau kunjungi begitu menarik, entah karena pasirnya yang lembut, ombaknya yang menawan, atau mungkin tempatnya yang bersih. Apapun itu, menurutku Pantai Jati Malang memiliki daya tarik tersendiri.
Jati Malang-ku
Pantai Jati Malang terletak di Kabupaten Purworejo, lebih tepatnya di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi. Obyek wisata ini berjarak +18km dari pusat kota.
3

Wanita Terinspiratif, versiku

Saat bulan April tiba, pasti dalam benak kita terbesit satu nama yang mungkin tak terlupakan sepanjang masa. Siapa lagi kalau bukan Ibu Kartini. Demi mengenang perjuangan Ibu kita Kartini mari kita menyanyikan sebuah lagu untuk beliau.
R.A. Kartini
Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya
Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka
Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

39

Purworejo-ku

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua.


Purworejo. Itulah nama kotaku. Sebuah kota (kabupaten) yang menjadi ujung selatan provinsi Jawa Tengah. Tak banyak orang yang mengetahui kabupaten Purworejo. Pernah suatu ketika aku bermain ke Kota Solo dan seseorang bertanya padaku, “Asalnya dari mana?”
“Purworejo, Pak!” jawabku sopan.
“Purworejo itu dimana ya?”

Sedih rasanya mengingat Kota Sola dengan Kabupaten Purworejo itu tak begitu jauh jaraknya. Hanya memakan waktu dua jam jika naik kereta api.

Dengan pengalaman seperti itu, kini aku yang singgah di Jakarta, tak heran jika banyak orang yang tidak mengetahui Kota Pensiun-ku ini. Kota Pensiun adalah sebutan untuk kabupaten Purworejo. Aku justru salut dengan orang-orang yang sedikit banyak tahu tentang keberadaan kota kecilku ini.
Kabupaten Purworejo memang tak seramai kabupaten/kota yang lain. Tak ada Candi Borobudur seperti di Magelang. Tak ada gua seramai Gua Jatijajar di Kebumen. 
0

Pomahan-ku

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama.
Berbicara mengenai rumah adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, khususnya bagi aku yang hampir tiga tahun meninggalkan kampung halaman dimana rumahku (rumah kedua orang tuaku) berada.
Rumahku terletak di Desa Kebonsari. Tak perlu tahu nama jalan karena memang tak ada nama-khusus-untuk-jalan seperti di kota-kota besar. Jangankan nama jalan, nomer rumahku pun aku tak tahu. Demikianlah kehidupan di desa. Penuh kedamaian.
Rumahku (menurut orang yang tinggal di Jakarta) lumayan besar dan aku senang tinggal di dalamnya, bersama kedua orang tua dan kedua saudara perempuan. Aku pun senang ketika aku berada di sekitar rumah. Di sebelah kanan rumahku ada rumah pamanku yang tinggal sendirian. Di depan rumah paman tumbuhlah pohon jambu air yang sungguh lezat buahnya jika di-brongsong1.
0

Review: Little Buster

Bagi kita penyuka anime, tentu kita punya kategori tersendiri untuk menyebutkan apakah anime itu bagus atau tidak. Persamaan genre anime pun masih belum cukup untuk mendefinisikan apakah kita anime yang dimaksud harus kita tonton atau tidak karena pada dasarnya setiap orang memiliki selera yang berbeda. Aku bilang K-ON! bagus, tapi kamu bilang K-ON! biasa aja. Aku katakan Beelzeub jelek, tapi kamu katakan Beelzeub luar biasa. Akan tetapi, kali ini aku akan membahas satu anime yang menurutku bagus dan ku harap kalian juga akan setuju denganku.

Anime ini bercerita tentang manisnya sebuah persahabatan. Bermula dari dari Riki Naoe, seorang anak yang merasa sedih berkepanjangan karena orang tuanya meninggal. Ia nampak tak punya harapan hidup, apalagi ia menderita penyakit narkolepsi. Ia merasa sendirian di bumi ini. Akan tetapi, tak berlangsung lama dari kesendiriannya, datanglah Kyousuke Natsume bersama ketiga sahabatnya, (Rin Natsume sang pecinta kucing, Masato Inohara sang 'pemuja otot', Kengo Miyazaki yang jago kendo) menjadi teman Riki, mengajaknya bermain. Mereka menyebut diri mereka sebagai Little Buster. Kini mereka bersama Riki memasuki masa SMA.
0

Sapi Betina

Kisah penyembelihan sapi betina[61]
foto ilustrasi
67. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina." Mereka berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?"[62] Musa menjawab: "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil".
[61]. Surat ini dinamai surat Al Baqarah (sapi betina) karena mengandung kisah penyembelihan sapi.
[62]. Hikmah Allah menyuruh menyembelih sapi ialah supaya hilang rasa penghormatan mereka terhadap sapi yang pernah mereka sembah. 

68. Mereka menjawab: " Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu." Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu". 
4

Biar Pintar, Jalan-jalan ke Taman Pintar

Libur telah tiba…
Libur telah tiba…
Hatiku gembira…
Siapa sih yang tidak ingin segera memasuki waktu liburan? Dengan apa kalian mengisi waktu libur? Daripada bengong di rumah, malas-malasan, bangun siang hari, nonton tivi, yuk kita jalan-jalan aja. Enaknya jalan-jalan kemana ya?
Sudah pernah jalan-jalan ke Jogja? Mengunjungi Malioboro, Kraton, Monjali, dan sebagainya? Agaknya liburan kemarin aku (dan adikku) sedikit dibingungkan dengan pilihan tersebut. Adikku dengan riang hati dan penuh semangat mengajak ku pergi jalan-jalan karena liburan kali ini ia mendapat jatah pergi ke salah satu tempat wisata di Yogyakarta. Setelah dipikir-pikir, menimbang sana-sini, akhirnya pilihan kami jatuh ke Taman Pintar Yogyakarta.
Taman Pintar
2

Persahabatan Kita ^^

Ada banyak kisah persahabatan di sekeliling kita, baik melalui film/sinetron yang pernah ditonton, maupun dari kisah yang terjadi di kehidupan sehari-hari.
Pada dasarnya, manusia tidak bisa hidup sendirian. Ia selalu ingin dianggap ada oleh orang di sekitarnya. Dia ingin berkomunikasi, berbagi cerita, dan melakukan banyak hal bersama. Tak jarang kita melihat seorang yang sendirian, tak berkawan, dan menganggap dirinya sebagai seorang individualistik. Namun, dalam hatinya yang paling dalam, pasti dia juga ingin merasakan kebersamaan.
Ketika kebersamaan itu terjalin dalam sebuah persahabatan, maka segelintir cerita pun mulai mengalir. Mulai dari curhat-curhat-an gak jelas, permainan sederhana, kejutan ulang tahun, hingga kisah menyedihkan tatkala perbedaan pendapat muncul. Terkadang ego masing-masing mengalahkan arti persahabatan, walau hanya sesaat.
Kembali ke kisah persahabatan..
Apa kisah persahabatanmu yang paling mengesankan?
Bagiku, ada banyak kisah persahabatan yang ku alami. Salah satunya ketika muncul suatu istilah baru dalam persahabatan, yaitu "ngeskrim", suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan makan es krim bersama.
0

(Setelah) Aku Bekerja

Formulir Lamaran Kerja. Untuk kedua kalinya aku mengisinya. Formatnya tak jauh berbeda. Namun, semoga hasil yang ku dapatkan akan berbeda. Setelah tidak memenuhi kualifikasi di Lamaran Kerja pertama, semoga di Lamaran Kerja kedua yang ku isi 6 April 2013 lalu, bisa membawaku ke status baruku, bekerja.

Siapa sih yang tidak ingin bekerja? 
Mengapa kita ingin bekerja? Itulah yang selalu ditanyakan di formulir lamaran kerja yang pernah ku temui dan aku selalu menjawab karena aku ingin mandiri, karena aku tak ingin merepotkan kedua orang tua, dan karena aku ingin membahagiakan orang tua. Bagaimana dengan jawabanmu? Agaknya kau harus mempersiapkan jawabannya sebelum kau melamar suatu pekerjaan.

Apa rencana satu tahun ke depan?
Tentu saja pertanyaan tersebut tidak muncul dalam formulir lamaran kerja. Akan tetapi, karena orang sukses know what they want to do, maka harus dipersiapkan pula jawaban untuk pertanyaan ini karena siapa tahu pertanyaan ini akan muncul saat interview atau wawancara.
Lantas, apa rencanaku satu tahun ke depan? 
Tentu saja dalam satu tahun ke depan aku sudah (harus) bekerja. Namun, sebelum aku menuliskan panjang lebar rencana satu tahun ke depan, aku ingin menuliskan rencana setelah aku bekerja.
Ada beberapa hal yang ingin ku wujudkan saat aku mendapatkan my first salary, yaitu
  1. Makan-makan bersama PGLPA
  2. Ngadain Blogiveaway
  3. Beli mukena untuk keputrian Rohis Asy-Syabab
Semoga saja Sang Penguasa Langit dan Bumi berkenan memperlancar segala sesuatunya, salah satunya mempermudahkan aku untuk segera mendapatkan pekerjaan.
Satu tahun ke depan, selain sibuk bekerja, aku juga akan sibuk belajar, belajar sembarang-dengah karena aku ingin melanjutkan kuliah. ^^
Aamiin..
0

Keberuntungan Terbesar

Apa keberuntungan terbesar yang pernah kita miliki?
Bagiku, keberuntungan terbesar yaitu ketika aku bisa merasakan kehidupan di dunia ini. Menjadi yang terpilih dari keluarga yang terpilih. Sungguh beruntungnya aku. Menjalani hari-hari dengan canda, tawa, tangisan, amarah.
Kecil dimanja-manja. Remaja foya-foya. Tua kaya raya. Mati masuk surga. Itu hanyalah sebuah nyanyian untuk berusaha menikmati kehidupan, suatu keberuntungan yang diberikan sang Pencipta. Kehidupan di dunia ini tidak semudah itu. Tentu kita pernah merasa sedih, sakit hati, merasa tersakiti, teraniaya, menjadi orang terpuruk di dunia. Namun, itulah nikmatnya suatu kehidupan. Beruntung bukan, kita bisa menikmatinya?
Aku terlahir dari seorang ibu dengan jalur yang tidak biasa. Orang menyebutnya dengan operasi caesar. Beruntungnya aku, ketika aku keluar dari rahim ibu yang rapuh, aku bisa membuka kedua mataku melihat dunia, perdengarkan tangisanku sebagai tangisan bahagia. Betapa bahagianya aku saat itu.
Hari demi hari ku lalui. Aku mulai bisa berucap "bapak, ibu". Aku bisa membaca a, b, c, d. Aku bisa menggambar pemandangan. Aku bisa berhitung 1, 2, 3. Dan yang paling beruntung adalah aku bisa melihat muka cantik ibuku. 
Ibu (tampak dari jauh)
6

Acer Iconia, Sahabat Semua Orang

Iconia PC tablet dengan Windows 8
Menjadi seorang mahasiswa merupakan keinginan (hampir) semua orang, baik mereka yang masih muda maupun mereka yang sudah berumur. Ketika keinginan itu terwujud maka suatu hal yang mustahil bagi mereka untuk tidak mengenal apa itu komputer. Tugas, makalah, laporan, presentasi, semuanya membutuhkan komputer yang tentunya sudah terinstal sistem operasi.
Kebutuhan akan komputer tentu saja bukan hanya bagi mahasiswa dengan segudang tugasnya, namun hampir setiap jenis profesi membutuhkannya. Petugas bank membutuhkan komputer untuk mengelola transaksi keuangan tiap hari. Bahkan petugas parkir membutuhkan komputer untuk mencetak karcis ‘parkir’ saat motor atau mobil masuk ke area parkir.
Akan tetapi, jaman semakin berkembang. Demikian pula dengan tekhnologi. Komputer dengan monitornya yang ‘gedhe’ mulai tergantikan dengan monitor layar tipis. Kemudian berkembang teknologi baru yang memiliki fungsi yang sama dengan komputer, yakni netbook dan notebook. Orang lebih akrab memanggilnya sebagai laptop. 
Acep, laptopku tercinta
0

Giveaway - An Artist of the Floating World

Judul: An Artist of the Floating World
Pengarang: Kazuo Ishiguro
Penerjemah: Rahma Wulandari
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2013
Tebal: 226 halaman

Jika pada suatu hari yang cerah, kau mendaki jalan curam ke arah bukit dari jembatan kayu kecil yang dikenal sebagai "Jembatan Keraguan", kau akan mendapati atap rumahku tampak di antara ujung dua pohon gingko. Bahkan, meskipun posisi rumahku tidak terlalu strategis, bangunan itu masih akan tetap mencolok dibandingkan dengan rumah lain di sekitarnya, dan kau akan mendapati dirimu membayangkan sekaya apa pemiliknya.
Namun, aku bukan, dan juga tidak pernah, menjadi orang kaya. Aku adalah Masuji Ono, seorang seniman bohemian dan propagandis imperialisme Jepang selama masa perang. Tetapi kini perang telah berakhir dan Jepang kalah. Istri dan putraku terbunuh. Lalu apa yang tersisa padaku?

Mau tahu cerita selanjutnya? Baca bukunya...
Mau bukunya secara cuma-cuma? Ikuti giveawaynya...
Powered by Blogger.
Back to Top